Api di Keluang, Sunyi di Penegakan Hukum Wilayah Polres Musi Banyuasin.

 

Muba-Kebakaran sumur minyak di wilayah hukum Keluang bukan sekadar peristiwa teknis ia adalah alarm keras tentang rapuhnya pengawasan dan lambannya kepastian hukum. 


Diketahui dugaan Insiden yang terjadi pada Senin, 6 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB itu hingga kini belum melahirkan satu pun nama tersangka. 


Api sudah padam, tetapi tanda tanya justru berkobar.Peristiwa bermula di kawasan yang dikenal warga sebagai “Cobra 3”, tepat di depan lokasi bor milik HR,Dalam waktu singkat, kobaran api membesar, asap hitam menutup langit, dan kepanikan menyergap warga dilokasi kejadian. 


Ancaman ledakan dan kerusakan lingkungan bukan lagi bayangan ia hadir nyata di depan mata.


Namun setelah asap menghilang, yang tertinggal justru keheningan dari sisi penegakan hukum Wilayah Kapolres Musi Banyuasin,Tak ada penjelasan terang, tak ada pihak yang ditunjuk bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut terjadi. 


Publik scara luas pun bertanya dengan nada getir,apakah api bisa muncul sendiri, atau ada tangan-tangan yang bermain terlalu dekat dengan kabaran api yang sudah padam tersebut. 

Kalimat halus namun penuh pertanyaan serius “masih dalam penyelidikan” terus diulang. Tapi bagi warga, itu mulai terdengar seperti mantra mantra penenang agar prihal tersebut terkondisi dibalik merah biro krasi Lingkaran penegakan hukum diucapkan agar tenang, bukan agar jelas.


 Padahal yang mereka butuhkan bukan kata pengantar, melainkan kepastian.Kebakaran sumur minyak bukan perkara sepele. 


Ia menyangkut keselamatan manusia, keberlangsungan lingkungan, dan wibawa hukum Wiliyah Terkhusunya Kapolres Musi Banyuasin. 


Jika kasus sebesar ini dibiarkan menggantung, maka pesan yang sampai ke publik sangat berbahaya,bermain api mungkin berisiko, tapi bermain abu-abu ternyata aman dan bisa diduga mempercepar memperkaya aset pendapatan oknum. 


Lebih jauh sampai berita ini ditayangkan pihak aparat hukum hukum wilayah sampai detik ini bungkam tanpa pers rilis juga tanpa jawaban. 


Api sudah padam. Sekarang giliran hukum yang harus menyala. Jika tidak, yang terbakar bukan hanya sumur minyak melainkan juga kepercayaan bangsa pada keadilan.(Joni Marsis Dan Tim)

Tag Terpopuler